Effects of Breast Cancer Counseling on Attitudes of Acting Mothers in BSE in Timpag Village, Kerambitan Subdistrict, Tabanan Regency, Bali-Indonesia
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
This study aims to determine the effect of breast cancer counseling on the attitude of mothers doing BSE actions. The study design used a pretest-posttest model to measure the knowledge and attitudes of 45 respondents. Data from research results were collected using a questionnaire and data analysis using the Rank Wilcoxon statistical test. The results showed: (1) Before giving counseling, knowledge included as many as 34 categories (75.56%), 9 categories as enough (20.00%), and 2 categories as good (4.44%), while attitudes included negative categories were 32 (71.11%) and positive categories were 13 (28.89%). (2) After being given knowledge counseling including as many as 3 categories (6.67%), sufficient categories as many as 5 (11.11%), and good categories as many as 37 (82.22%), while attitudes including negative categories as much as 4 ( 8.89%) and positive categories as much as 41 (91.11%). The Wilcoxon test with a p value of <0.05 was said to have a difference, namely the value of p = 0,000, and the value of Z count - 5,393 which means that there is an effect of breast cancer counseling on the attitude of mothers doing BSE in Timpag Village.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
- Adnani, H, 2011. Ilmu Kesehatan Masyarakat.Nuha Medika. Yogyakarta.
- Ariyaty, Frincessca Wenny. 2012. Efektivitas Pendidikan Kesehatan Sadari Terhadap Sikap Sadari Pada Remaja Putri Kelas Xi Di SMA Negeri 1 Pajangan Bantul. Jurnal Kebidanan Vol 5, No 4. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
- Depkes RI. 2016. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Diakses tanggal 25 Agustus 2017 pukul 20.00 WITA dari: https://www.depkes.go.id diakses.
- Dwipayani. Made. 2014. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang SADARI Terhadap Keterampilan Ibu-ibu PKK Dalam Melaksanakan SADARI Di Banjar Dauh Pala Pengabetan. Tabanan: STIKES Advaita Medika Tabanan.
- Hidayati, A, Salawati, T, dan Istiana, S. Herawani, dkk. 2015. Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.
- Moks & Haditomo, S.R.(2013). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University.
- Mubarak W I. 2013.Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsep dan Aplikasi dalam Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
- Nasriyah. 2014. Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Kanker Payudara Berbasis SADARI. Kudus : Jurnal Nasriyah. Diakses tanggal 25 Agustus 2017 pukul 20.00 WITA dari: https:/Sadari2.pdf.
- Notoatmodjo, S. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
- Nursalam dan Pariani, Siti. 2014. Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta. EGC.
- Olfah, Y., Mendri, N. K.,& Badi’ah, A. (2013). Kanker Payudara & Sadari (Pertama). Yogyakarta: Nuha Medika.Otto, Shirley. 2015. Buku Saku Keperawatan Onkologi. Jakarta. EGC.
- Pierce, Sylvia, dkk. 2014. Patofisiologi: Konsep Klinik Proses-Proses Penyakit. Jakarta: EGC.
- Ponniah, Paulraj. 2014. Data Warehousing Fundamentals. New York: John Wiley and Sons, Inc.
- Rasjidi.I, 2014. Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Kanker Pada Wanita. Jakarta: Sagung Seto.
- Septiani, S.,& Mahyar, S. 2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswa SMAN
- Jakarta 2012. Jakarta: STIkes MH.Thamrin.
- Shadine, Mahannad. 2015. Penyakit Wanita, Pencegahan, Deteksi Dini & Pengobatannya. Jakarta: Keen Books.
- Suliha, Uha, dkk. 2013. Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan. Jakarta. EGC.
- Sutjipto. 2014. Giliran Remaja yang Diincar Kanker Payudara. RS Kanker Dharmais Jakarta. Tersedia dalam: https://tempo.co.id [Dipublikasikan 2 September 2014]. World Health Organization (WHO). 2015. Breast Cancer Estimated Incidence, Mortality and Prevalence Worldwide in 2012. GLOBACAN 2012 (IARC).